Something inside my minds

Archive for August, 2011

Amil Zakat Dhoruri

Posted by dnux on August 23, 2011

Amil Zakat biasanya kita deskripsikan sebagai petugas yang ditunjuk masjid atau lembaga zakat untuk menerima dan membagikan zakat serta mendapat bagian dari zakat tersebut. Benarkah penafsiran tersebut ? Demikian juga ada beberapa institusi baik pemerintah maupun swasta yang membentuk Lembaga Amil Zakat, apakah benar mereka bisa disebut amil Zakat ?

Amil zakat yang biasa kita kenal pada masa sekarang ini walaupun secara fungsi ada kesamaanya, namun bukanlah amil zakat yang dimaksudkan dalam Al-Quran Surat At-Taubah:60 “Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, ‘amil-amil zakat ….”.

Menurut Mu’jam Lughatil Fuqoha – karya Dr. Rawwas Qal’ahji , ‘Amil memiliki makna “Seseorang yang diberi mandat oleh Amirul Mu’minin untuk memimpin suatu wilayah” dengan sinonim bahasa inggris sama dengan “ruler” alias penguasa. Sedangkan Amil Shodaqoh (Zakat) maknanya adalah “Seseorang yang diberi mandat oleh imam (kepala negara Islam) untuk menarik shodaqoh yang tampak”. Dalam Fiqh ‘Alaa Madzahib ‘Arbaah karya Syaikh Al-Jazairy disebutkan juga definisi Amil Zakat menurut madhzab Hanafi adalah “seseorang yang ditunjuk imam untuk menarik zakat dan usyur serta mengambil bagian dari apa yang diperolehnya”

Dari beberapa definisi di atas maka Amil Zakat dalam prespektif fiqh Islam adalah sebuah jabatan resmi pemerintahan dengan tugas untuk menarik, mengumpulkan dan membagi zakat dan memiliki hak untuk mendapatkan bagian zakat atas jerih payahnya itu. Lebih tepatnya lagi, amil zakat merupakan jabatan struktural dalam sistem pemerintahan Islam. ‘Alamah Syaikh Taqyuddin An-Nabhani dalam Nidzom Hukum fil Islam menempatkan Amil sebagai penguasa Imalat (kabupaten) dibawah Wali yaitu pemimpin Wilayah (propinsi) dimana wali berada dibawah Khalifah. Dalam pelaksanaan pemerintahannya Wali dikontrol oleh Majelis Wiyalah. Read the rest of this entry »

Posted in bisnis islami, darul islam, darul kufur, puasa, zakat | 1 Comment »

Struktur Organisasi Baitul Mal dalam Khilafah

Posted by dnux on August 16, 2011

Artikel tentang bagaimana sesungguhnya Baitul Mal dalam Islam, jauh dari sekedar organisasi pengumpul Zakat Infaq Shodaqoh: http://khilafah1924.org/index.php?option=com_content&task=view&id=69&Itemid=47

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Celakalah Para Penunggak Zakat

Posted by dnux on August 12, 2011

Tidak Mebayar Zakat ? Apa kata Akhirat ?

Zakat memiliki kedudukan yang sangat penting dalam Islam. Di dalam Al-Quran terdapat 32 ayat tentang zakat, dimana 28 ayat diantaranya kata zakat selalu digandengkan dengan kata sholat.[1] Zakat adalah termasuk tiang dari agama Islam sebagaimana disabdakan Baginda SAW : “Islam dibangun atas 5 perkara yaitu syahadat, sholat, zakat, puasa dan haji” (Al-Hadits). Perintah zakat juga diberikan Allah SWT kepada umat terdahulu setidahknya kepada Yahudi dan Nasrani sebagaimana yang tertulis di dalam Taurat dan Injil.

Zakat adalah ibadah maliyah (harta) dimana Allah SWT memang tidak hanya memerintahkan manusia untuk beribadah badaniah saja namun juga beribadah maliyah. Manusia tidak hanya dituntut untuk meluangkan waktu dan tenaga dalam beribadah kepada-Nya, namun juga dituntut untuk meluangkan hartanya untuk beribadah kepada-Nya yaitu dengan membayar Zakat dan kewajiban harta lainnya semisal fidyah, dam haji, dan dhoribah (pajak).  Imam Thobrusi dalam Majma’ul Bayan Fii Tafsir Quran dalam menafsirkan ayat “kami tidak memberi makan orang miskin” (QS Mudatsir 44) beliau memaknainya dengan tidak membayar zakat atau kafarat puasa

Salah satu hikmah dari Zakat adalah untuk membersihkan harta dan hati manusia.

Read the rest of this entry »

Posted in akhlaq, bisnis islami, zakat | Leave a Comment »

Menghapuskan Kekikiran

Posted by dnux on August 11, 2011

Bulan itu (Ramadhan) adalah bulan memberi pertolongan dan bulan Allah memberikan rezeki kepada Mukmin di dalamnya (HR Khuzaimah)

Sebagaimana kita saksikan sendiri bahwa Ramadhan memang identik dengan bulan panen rezeki. Para pegawai kantoran baik itu pegawai negeri ataupu swasta pada bulan Ramadhan biasanya selalu mendapatkan THR, yang tidak bekerja kantoran semisal sopir, buruh, pedangang pasar hingga pedagang besar-pun biasanya memecah tabugannya khusus untuk menyukseskan ramadhan, baik itu untuk belanja keperluan puasa ataupun persiapan lebaran. Demikan juga bagi panti asuhan biasanya bulan Ramadhan panen sumbangan dari dermawan yang ingin membagi kebahagiaan kepada yatim piatu.

Tingginya permintaan barang dan jasa akibat antusiasme masyarakat dalam berRamadhan otomatis meningkatkan harga barang dan jasa itu sendiri. Tingginya permintaan barang dan jasa otomatis juga memicu munculnya pedagang pedangan musiman di pasar pasar ataupun di pinggir jalan baik pedagang makanan, pakaian, sandal, mainan dan selainnya. Ibaratnya bisa kita katakan bahwa Ramadhan adalah bulan ekonomi dan bulan wiraswasta umat.

Inflasi selama Ramadhan adalah bulan inflasi sehat karena kenaikan harga benar benar didorong oleh kenaikan real permintaan, bukan kenaikan karena spekulasi ataupun karena hambatan distribusi. Walaupun peluang hambatan distribusi semisal karena penimbunan itu ada, tapi sungguh rasanya tidak akan terjadi banyak pada bulan Ramadhan ini dimana setiap orang ingin mendapatkan rezeki dengan cara yang sehat sesuai tuntunan syariat.

Inflasi sehat menciptakan peluang pergerakan ekonomi.

Read the rest of this entry »

Posted in akhlaq, ekonomi islam | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.