Something inside my minds

Puisi : ingin kembali menikmati indahnya pagi

Posted by dnux on March 12, 2008

Diriku yang sombong meraung manakala senja telah usai
Saat matahari enggan atau terlelah memberikan sirnanya
Saat burung rajawali melandai dengan kepakan terakir di ujung cemara yang telah menua
oh, kemanakah sinar rembulan yang masih tak bernyawa ?

menetes, mengalir air mata hati namun sayang terlalu cepat untuk kering
menyadari arti sebuat mimpi yang telah pudar namun masih belum terlalu sirna
gambaran indah hijau sawah dan bebukitan di  balik gunung
yang menanti untuk disemai
Ujung pakaianku tersimpuh basah di parit yang meninggalkan jejak kaki ku
berjuta juta mil jauhnya, tak kelam dan juga tak secerah lembayung
dan tak pandai aku bernyanyi kali ini, hanya terdiam namun tak berarti membisu
suaraku parau tersekap oleh dingin malam dan gemerisik lembut dedaunan
hanya desah jiwa yang resah dan bergejolak
ingin kembali menikmati indahnya pagi

dnux – 12Maret08

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: