Something inside my minds

Imam Al-Ghazali : Agama dan Kekuasaan adalah Saudara Kembar

Posted by dnux on April 27, 2010

الإمام أبي حامد الغزالي – إحياء علوم الدين-    كتاب العلم
الباب الثاني: في فرض العين وفرض الكفاية….

dari ihya ulumuddin – bab ilmu bagian kedua tentang fardhu ‘ain fardhu kifayah …

فاعلم أن الله عز وجل أخرج آدم عليه السلام من التراب وأخرج ذريته من سلالة من طين ومن ماء دافق فأخرجهم من الأصلاب إلى الأرحام ومنها إلى الدنيا ثم إلى القبر ثم إلى العرض ثم إلى الجنة أو إلى النار فهذا مبدؤهم وهذا غايتهم وهذه منازلهم وخلق الدنيا زادا للمعاد ليتناول منها ما يصلح للتزود فلو تناولوها بالعدل لانقطعت الخصومات وتعطل الفقهاء ولكنهم تناولوها بالشهوات فتولدت منها الخصومات فمست الحاجة إلى سلطان يسوسهم واحتاج السلطان إلى قانون يسوسهم به فالفقيه هو العالم بقانون السياسة وطريق التوسط بين الخلق إذا تنازعوا بحكم الشهوات فكان الفقيه معلم السلطان ومرشده إلى طرق سياسة الخلق وضبطهم لينتظم باستقامتهم أمورهم في الدنيا ولعمري إنه متعلق أيضا بالدين لكن لا بنفسه بل بواسطة الدنيا فإن الدنيا مزرعة الآخرة ولا يتم الدين إلا بالدنيا.

والملك والدين توأمان فالدين أصل والسلطان حارس وما لا أصل له فمهدوم وما لا حارس له فضائع ولا يتم الملك والضبط إلا بالسلطان وطريق الضبط في فصل الحكومات بالفقه وكما أن سياسة الخلق بالسلطنة ليس من علم الدين في الدرجة الأولى بل هو معين على ما لا يتم الدين إلا به فكذلك معرفة طريق السياسة فمعلوم أن الحج لا يتم إلا ببذرقة تحرس من العرب في الطريق ولكن الحج شيء وسلوك الطريق إلى الحج شيء ثان والقيام بالحراسة التي لا يتم الحج إلا بها شيء ثالث ومعرفة طرق الحراسة وحيلها وقوانينها شيء رابع.

sumber : http://www.ghazali.org/ihya/arabic/vol1-bk1.htm

Maka ketahuilah bahwa Allah Azza Wa Jalla telah mengeluarkan Adam AS dari tanah dan mengeluarkan anak cucuka dari tanah liat dan air yang mengalur lalu di keluarkanlha mereka kepada rahih (ibu) dan dari rahim itu ke alam dunia kemudian ke kubur kemudian ke hari kebangkitan kemudian masuk ke surga atau ke neraka. maka ini adalah awal permulaan dan tujuan akhir mereka. dan ini adalah manzilah2 mereka. dan diciptakan dunia sebagai tempat persiapan bagi hari kebangkitan dan tempat berbuat baik sebagai tambahan bekal

andaikan saja manusia melangsungkan urusannya dengan adil maka akan hilanglah sekala permusuhan dan menganggurlah fukoha, akan teta[i manusia melangsungkan urusan dunia dengan sahwat sehingga melahirkan permusuhan sehingga membuat mereka membutuhkan sulthon / penguasa yang mengurusi mereka. Sementara sulthon sendiri membutuhkan qonun untuk mengatur (masyarakat) dengan (qonun) itu.

sedangkan seorang fakih, maka dia adalah ilmu ‘alim dengan undang undang siyasah dan metode untuk moderasi antara makhluq (manusia2) ketika mereka manusia itu hendak berhukum dengan syahwat (dnux : dg keinginan – bukan dg syara), maka seroang fakih adalah pengajar (mu’alim) sulthon dan pembimbing (mursyid) nya sulthon kepada qonun yang mengatur manusia dengannya dan mengontrol/meneguhkan mereka untuk mengatur (manusia) dengan keistiqomahan mereka terhadap perkara2 di dunia

Karenanya maka saya menyatakan bahwa hal itu (pengaturan manusia) terkain dengan agama tidak secara langsung akan tetapi dengan perantara dunia karena dunia adalah ladang akherat. dan tidak akan sempurna agama kecuali dengan (perkara) dunia

Maka kekuasaan dan agama adalah saudara kembar. Agama adalah pondasi/pokok-nya (ushul) sedangkan penguasa adalah penjaganya. dan apa2 yang tidak ada pondasinya maka dia akan runtuh sedangkan apa2 yang tidak memiliki penjaga maka dia akan lenyap

Tidak sempurna kekuasaan dan kontrol kecuali dengan penguasa (sulthon) dan metode untuk menyelesaikan masalah hukum dengan fikih (pengetahuan agama) sebagaimana untuk pengaturan manusia (siyasah kholq) bukan bagian aspek utama agama tetapi keberadaan dia pada posisi tertentu dimana tidak sempurna agama kecuali dengan hal itu (siyasah kholq)

Karena itu mengetahui cara/metode mengatur manusia itu adalah suatu hal yang ma’lum (pekara yang keberadaanya wajar diketahui) sebagaimana (misal) haji tidak sempurna (prosesnya) kecual dengan kepolisian yang menjaga mereka dari gangguan badui di jalan. Meski demikian haji itu itu adalah satu hal (tersendiri), route haji juga merupakan satu hal (tersendiri) pengaturan pengamanan route haji dimana tidak sempurna haji tanpa hal itu juga merupakan satu hal (tersendiri)

— mohon koreksi apabila ada kesalahan dalam penerjemahan  —

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: